Jilbab Hitam : Media darling hari ini

Jilbab Hitam Kompasiana

Jilbab adalah salah satu produk budaya dan sangat lekat sekali dengan praktik peribadatan agama mayoritas masyarakat Indonesia, Islam. Sebagai forma kepatuhan dalam menjalankan ibadah peranan jilbab dipandang sangat krusial. Tapi, tunggu dulu, saya tidak akan berbicara mengenai jilbab, Islam, dan koherensi keduanya baik dalam perspektif religi atau dalam koridor budaya. Yang menarik dari jilbab pada kesempatan hari ini adalah mengenai Jilbab Hitam.

Jilbab Hitam pada hari ini muncul sebagai berita panas beragam media nasional ataupun daerah setelah akun anonim tanpa tuan tersebut meluncur dalam kanal Jurnalisme Warga di Kompas bernama Kompasiana. Bagi pegiat dunia tulis menulis nama satu ini pasti sangat familiar dan dikenal sebagai salah satu terobosan popular bagi media arus utama untuk melibatkan audience medianya supaya lebih bebas-aktif dan intim. Juga, sebagai kanal dialog bagi sesamanya untuk berapresiasi. Continue reading


Berlibur rasa leluhur

Hapunteun anu kasuhun, Hampura  anu kateda, luhur baur bahe carek neda jembar dihampura…..pun….ampun ampun…..

Membaca artikel ini saya ingat eyang saya, saya menyebutnya Aki Katma [saya agak lupa nama tepatnya], dari pihak Uwak, suami kakaknya ibu yang berasal dari Tasik.

Suatu ketika masa liburan sekolah tiba. Dan biasanya itu adalah hari-hari yang menyenangkan karena harus terlepas dari beban mengejar prestasi di sekolah. Pada moment seperti ini biasanya saya dihadapkan pada pilihan destinasi berlibur yang beragam karena dari keluarga ayah saya banyak sekali sanak-saudara yang bahkan belum pernah mendapat kunjungan kenegaraan versi saya ketika SD sampai awal SMP. Continue reading