Jilbab Hitam : Media darling hari ini

Jilbab Hitam Kompasiana

Jilbab adalah salah satu produk budaya dan sangat lekat sekali dengan praktik peribadatan agama mayoritas masyarakat Indonesia, Islam. Sebagai forma kepatuhan dalam menjalankan ibadah peranan jilbab dipandang sangat krusial. Tapi, tunggu dulu, saya tidak akan berbicara mengenai jilbab, Islam, dan koherensi keduanya baik dalam perspektif religi atau dalam koridor budaya. Yang menarik dari jilbab pada kesempatan hari ini adalah mengenai Jilbab Hitam.

Jilbab Hitam pada hari ini muncul sebagai berita panas beragam media nasional ataupun daerah setelah akun anonim tanpa tuan tersebut meluncur dalam kanal Jurnalisme Warga di Kompas bernama Kompasiana. Bagi pegiat dunia tulis menulis nama satu ini pasti sangat familiar dan dikenal sebagai salah satu terobosan popular bagi media arus utama untuk melibatkan audience medianya supaya lebih bebas-aktif dan intim. Juga, sebagai kanal dialog bagi sesamanya untuk berapresiasi. Continue reading


Is it a treat? The social media

Illustration by The Drum.
Social Media should be obligates its members to registering their real ID’s to prevents retarded-massive-trolls whose cowardly hid behind anonymity plus educating popular media consumers like thus to having demeanour-responsibly about wordings in public domains as such internet.
Read also THIS.